Fajar Ramadhan? The great name for the wrong man?

What’s in a name? That which we call a rose by any other name would smell as sweet” -William Shakespeare, seorang sastrawan Inggris-

Seorang anak laki-laki lahir pada tanggal 30 Maret 1989 yang diberi nama Fajar Ramadhan. Kedua orang tuanya memberikan nama tersebut agar buah hatinya menjadi seorang laki-laki yang dapat memberikan penerangan di kegelapan. Fajar itu memiliki arti cahaya kemerah-merahan di langit sebelah timur pada saat menjelang matahari terbit sedangkan Ramadhan merupakan bulan suci umat islam. Sesuai dengan arti dari namanya, anak laki-laki tersebut diharapkan dapat membanggakan kedua orang tuanya melalui penerangan yang dia berikan di kala kegelapan itu muncul.

Anak tersebut bertumbuh hingga menjalani masa kanak-kanaknya yang indah dan makna dari nama tersebut masih dipergunakan dengan baik oleh anak tersebut. Anak tersebut menjalani masa kanak-kanaknya di lingkungan islam yang cukup kuat, salah satu contoh yang memperlihatkan makna dari nama tersebut telah masuk ke dalam darah anak tersebut adalah rajinnya anak tersebut ke masjid untuk mengumandangkan adzan yang kemudian mengikuti sholat berjamaah di masjid.

Seiring berjalannya pertumbuhannya, anak tersebut mulai melupakan dan meninggalkan makna dari nama yang diberikan kedua orang tuanya. Anak tersebut mulai memikirkan kesenangan untuk dirinya sendiri tanpa memikirkan harapan-harapan dari orang tuanya. Hal ini amat sangat dipengaruhi oleh lingkungan serta egoisme dari anak tersebut. Cap sebagai tukang adzan mulai hilang dan muncul cap baru yaitu anak yang tidak bisa diatur.

kenakalan-kenakalan remaja mulai dilakukan oleh anak tersebut (tanpa harus disebutkan apa jenis dari kenakalan tersebut), mungkin kedua orang tua anak tersebut dapat maklum apabila masih sebatas wajar tetapi ternyata perbuatan anak tersebut hingga harus berurusan dengan pihak berwajib dan dilakukan dua kali. Setelah merasa perlu perbaikan dalam hidupnya, anak tersebut kembali memaknai arti dari nama yang diberikan kedua orang tuanya.

tetapi anak muda tersebut hanya memaknai arti dari nama tersebut dalam jangka waktu yang sangat singkat sehingga kembalilah kepada keegoisan seorang anak muda. Kewajiban yang sudah seharusnya dijalani umat islam yaitu sholat 5 waktu pun mulai dilupakan tanpa memikirkan manfaat dari ibadah tersebut karena merasa ibadah tersebut hanya dipergunakan apabila kita hendak meminta sesuatu kepada ALLAH.

Pada akhirnya, saat ini anak tersebut mulai memikirkan makna dari nama yang diberikan kedua orang tuanya karena anak tersebut merasa bahwa nama tersebut diberikan bukan tanpa alasan. Nama tersebut diberikan dengan penuh harapan!!!

Pada saat kuliah, anak tersebut memiliki cita-cita menjadi seorang walikota ataupun Hakim Mahkamah Konstitusi tetapi setelah berpikir dengan matang cita-cita anak tersebut hilang dan memunculkan cita-cita baru yang sesuai dengan makna dari namanya yaitu membanggakan kedua orang tua dan keluarga serta bermanfaat bagi orang banyak. Demi menggapai cita-citanya anak tersebut mulai berpikir bahwa tiang dari segala yang dia lakukan adalah sholat 5 waktu dan menyadari sholat bukan untuk meminta sesuatu tetapi mensyukuri yang telah diberikan oleh ALLAH.

Memang hingga saat ini anak tersebut belum sepenuhnya kembali seperti masa kanak-kanak dulu tetapi anak tersebut sedang dalam proses menjalani penerangannya untuk mencapai cita-citanya!

Kalimat william shakespeare tersebut tidak berlaku bagi anak tersebut karena anak tersebut berpikir bahwa nama yang diberikan oleh kedua orang tuanya memiliki makna yang dapat membimbing anak tersebut menjadi seorang manusia yang baik!

Advertisements

About satufajar

Young and Dangerous! i just try to write what on my mind and hope my blog is useful for many people!
This entry was posted in coretan seorang anak and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s